Lembaga Riset kelas dunia umumnya didukung oleh kemajuan teknologi informasi (TI). Sebagai lembaga riset yang menuju lembaga riset kelas dunia, Badan Litbang Pertanian juga harus memiliki TI yang terkini. Oleh karena itu sistem TI harus dipersiapkan dengan fondasi yang kuat agar komunikasi hasil penelitian dapat lebih cepat dan akurat. Kepala Badan Litbang Pertanian Dr Haryono pada hari ke dua Rapat Kerja I (Raker I) Badan Litbang Pertanian, Sabtu, (19/1/2013) melakukan uji coba Video Conference dengan beberapa unit kerja/unit pelayanan teknis (UK/UPT) Badan Litbang Pertanian antara lain PUSTAKA, Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP), BPTP Jawa Timur dan BPTP Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan uji coba teknologi bidang TI terbaru yang digunakan oleh Badan Litbang Pertanian, yaitu teknologi VPN dan Cloud Computing. Cloud Computing memungkinkan penggunaan aplikasi tanpa instalasi, akses file pribadi di setiap komputer melalui internet, sehingga komputasi jauh lebih efisien karena penyimpanan, memori, pengolahan, dan bandwidth yang terpusat. Dalam Video Conference, Kepala Badan Litbang Pertanian menekankan perlunya kesiapan peralatan dan SDM guna menangani teknologi tersebut. Corporate Identity juga harus digunakan dalam komunikasi melalui TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan TI di sebuah lembaga, 60% ditentukan oleh sumber daya manusianya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top